Persalinan dengan Induksi/ DRip
15 May 2008 at 12:49 am by admin (kata hati saya, kehamilan, kesehatan, persalinan)
Bu Bidan,, kehamilan saya sudah lebih dari 41 minggu… Padahal katanya bayi ga bole lama-lama didalem perut Ibunya, alias lebih dari 42 minggu… trus gimana dunk bu?? Secara kehamilan saya sudah masuk 41 minggu berjalan, tapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda persalinan, saya takut saat nanti usia kehamilan saya mencapai 42 minggu tetap tidak ada tanda2 permulaan persalinan??padahal katanya setelah 42 minggu placenta mulai layu….
“si bapak udah nengokin baby’nya belum bu?? Saran saya, Ibu dan bapak bikin PR aja dulu alias Berhubungan Seksual, karena sperma bapak punya hormon yang dapat membuat kenceng secara alami, sehingga merangsang adanya kontraksi rahim yang berakibat mulai terbuka dan menipisnya jalan lahir”
oohh… kalo itu saya coba dulu aja deh bu,, tapi kalo semisal udah BIKIN PR tapi tetep aja gak ada tanda permulaan persalinan gimana?
“kalo emang kehamilan sudah lewat bulan, berarti Si janin harus segera dikeluarkan. Dan apabila tetap tak ada pembukaan jalan lahir, kita harus melakukan INDUKSI PERSALINAN”
Induksi Persalinan adalah suatu upaya stimulasi mulainya proses persalinan.(dari tidak ada tanda-tanda persalinan, distimulasi menjadi ada). Berbeda dengan AKSELERASI PERSALINAN yaitu suatu upaya untuk mempercepat proses persalinan (sudah ada tanda2 persalinan namun kemajuannya lambat sehingga di akselerasi).
Metode Induksi Persalinan ada beberapa macam, antara lain
Surgikal (tambahan untuk petugas kesehatan nich)
Dengan cara :
1. melepaskan / memisahkan selaput kantong ketuban dari segmen bawah uterus (stripping), atau
2. memecahkan selaput kantong ketuban (amniotomi)
Stripping, dapat dengan cara :
1. manual (dengan jari tengah / telunjuk dimasukkan dalam kanalis servikalis)
2. dengan balon kateter Foley yang dipasang di dalam segmen bawah uterus melalui kanalis servikalis, diisi cairan (dapat sampai 100 cc pada Foley no.24), diharapkan akan mendorong selaput ketuban di daerah segmen bawah uterus sampai terlepas (BUKAN untuk dilatasi serviks).
Amniotomi, selaput ketuban dilukai / dirobek dengan menggunakan separuh klem Kocher (ujung yang bergigi tajam), steril, dimasukkan ke kanalis servikalis dengan perlindungan jari-jari tangan… alias selaput ketuban dipecah agar beban rahim berkurang.
Medisinal (yaitu dengan INFUS DRIP/ atau minum obat tertentu, gtu…)
Dapat dengan Tablet Misoprostol dengan diminum per-8jam atau lewat jalan lahir per-fornix posterior, atau dengan Infus Drip .
(tambahan untuk petugas Kesehatan , cara pemberiannya:)
kolf 500 cc dextrose 5%, dicampurkan 5 IU oksitosin sintetik. Cairan oksitosin dialirkan melalui infus dengan dosis 0.5 mIU sampai 1.0 mIU per menit, sampai diperoleh respons berupa aktifitas kontraksi dan relaksasi uterus yang cukup baik. DImulai dari 8 tetes dan dinaikkan 4 tetes/15 menit.. Dengan Maksimal tetesan 40 tetes. Ini semua dilakukan untuk mendapatkan Kontraksi Rahim yang adekuat sehingga menyebabkan pembukaan jalan lahir.
Evaluasi Keberhasilan Induksi oleh tenaga Medis dapat dilihat dalam score Bishop
Bila, uda di induksi dengan Infus Drip 3x tapi tetap tak ada kemajuan… dikatakan INDUKSI GAGAL. Dan bila kegagalan persalinan dikarenakan rahim yang tak mau berkontraksi (POWER), penanganan selanjutnya dapat dilakukan dengan cara Sectio Caesarea, yang penting si Ibu dan Bayi sehat…






15 May 2008 at 7:59 am
wah artikel ini bagus di bagian awalnya, tapi makin ke bawah kok makin teknis ya rin? apakah ini sengaja dibikin untuk konsumsi para bidan yang lain?
kalo dibikin untuk masyarakat awam, ndak perlu nyebutin dosis segala macam itu, jadi malah pusing…..
hm… balik ke atas aja deh, jadi ML selama istri hamil itu malah diharuskan ya? apa ndak sakit semua tuh si ibu, udah perutnya buncit gitu masih juga ditusuk2 dengan benda tumpul?
xixixixi…
15 May 2008 at 9:44 am
lagi…tulisan bu bidan membanru sekali…tp kl PRnya dah dikerjain dr jauh2 hr gmn?berpengaruh ga?:D hihihih
asal dengan posisi tertentu dan gak kekuatan penuh ok aja mba nidya,, baca postingan saya tentang posisi2 seksual yah?? semoga membantu
16 May 2008 at 2:56 pm
wah hebat banget mbak rinie ini..
gak percuma punya ilmu..
makin kita membagi Ilmu, kan makin bertambah Ilmunya, iya gak mas??
25 May 2008 at 11:32 pm
mba rini makasi ya!!
tgas2 kul sya jd slese neh..
pngetahuanx buagus bgt..
mba pny ilmu bner2 d gunain ya.. hebat..
kembali kasih Lita,, tetep semangat yah,, sukses selalu buat kuliahnya !!!
3 June 2008 at 2:28 pm
mbak rinie kreatif banget ya.. boleh ga bagi ilmu2nya tentang kebidanan…
selain itu oke juga tentang prinsip hidup.. ya!
oke cayooo!!
15 April 2009 at 11:17 am
artikel in sdkt bantu aquw tuk ngertiin induksi persalinan yang sering dilakukan di RS
yaCh itung2 skalian bLjar sbLm jdi bu biDAn bnran
^_^
10 May 2009 at 2:01 pm
bu tau dosis induksin dalam persalinan yang dapat menyebabkan perdarahan postpartum ga bu?
18 June 2009 at 3:04 pm
Mbak, usiaku memasuki 39 tahun, dan kandunganku memasuki usia 3 bulan dan aku baru melahirkan 7 bulan yang lalu, gimana menyiasati agar aku bisa memiliki kondisi yang fit pada saat melahirkan nanti, dan anakku sejak dua hari yang lalu sudah tak mau menyusu lagi, akibatnya air susuku mengalir deras dan badanku menjadi meriang, gimana menyiasatinya, terimakasih atas tanggapannya.