lilin hati menyala kembali
30 November 2008 at 3:28 pm by admin (gosip, information, kata hati saya, puisi)
Beberapa bilur api, pernah menyala di lilin hati saya… ada yang berwarna merah menyala… sampai berwarna biru ke’tua-tuan… ada yang menyala dengan gagah,, menyala sepanjang waktu tak kenal musim, ada pula yang menyala dengan payah… hanya sekejap kerlipan mata dan akhirnya mati kembali.
si Lilin hati, adalah peneguh jiwa saya, ketika saya mulai melemah dia menguatkan, ketika saya mulai melambat dan terdiam, Ia mengingatkan, ketika saya sudah tak bisa merasakan jiwa saya sendiri, lilin itu menumbuhkannya kembali… Lilin hati saya memiliki efek hangat yang luar biasa, anesthesi pikiran, sampai perasaan memiliki yg terlalu kuat…
sudah hampir sekian waktu, lilin itu meredup… sampai akhirnya benar-benar mati.
Saat ini, tanpa sadar, tanpa terasa … hati saya yang sudah dingin … tiba-tiba merasakan sengatan listrik luar biasa mengejutkan,
Hati saya hangat kembali.
tak tahu dengan jelas,, siapa atau apa yang sudah merasuki hati saya tanpa permisi… hanya bisa bertanya,,, apa mau kamu?
dia tak pernah menjawab, tak pernah berkata apapun, hanya senyuman simpul yang benar-benar tak jelas… berantakan lebih tepatnya
LIlin hati saya menyala kembali, membawa berjuta kehangatan luar biasa dashyat, bilurnya sangat cantik dan menenangkan walau terlihat kecil….
Hati saya mulai berwarna kembali… menerangi kerangka-kerangka tubuh yang sudah menggelap, menua dan sedikit rusak karena trauma
bilur itu begitu bermakna saat ini, entah si bilur merasakan yang sama atau tidak dengan sumbu lilin saya… bilur membakar si sumbu lilin dengan pelan tapi pasti… panas, sakit, hangat , nyaman… seribu satu rasa membahana..
2 tahun yang lalu, di akhir desember,saat malam natal itu… pertemuan pertama si sumbu dengan si bilur tanpa kata, punya satu makna, hanya mata yang sempat bertemu sesaat.. getar pertama yang ternyata tidak hilang digiling waktu
sampai saat ini…. menjadi lebih bermakna,,,
sampai ketika, si bilur berkata… saya merasakan keanehan ketika membakar si sumbu… si sumbu tersenyum dengan hati tulus dan terbuka..
sumbu hanya ingin menjawab,, bila kamu ingin terus membakarku… silahkan saja…. tapi ingatkan aku ketika Kau harus membakar sumbu yang lain,, sadarkan aku untuk menutup lilin hatiku dengan gelas, agar tak ada lagi udara disana hingga bilurmu pun habis oleh waktu…
dan hatiku pasti kembali dingin tak terambah rasa
jelek, tengil… deuuhh… saya belum siap lagi untuk sakit hati. silahkan pergi jika mau pergi… silahkan datang dengan jelas bila mau mendekat. jangan ikut-ikutan jelangkung gini deeehh…. sereeemm kan jadinya,, hehe… but thanks yah,, sudah membuat saya mengingat dan merasakan hal ini lagi setelah sekian lama…single on da mood.. Have a Positive day!!



